
Rutinitas perjalanan panjang dipagi hari menuju kantor ataupun disaat perjalanan pulang yang sungguh melelahkan, biasanya aktivitas kita didalam bis adalah : langsung ambil posisi enak tuk tidur, atau ngobrol dengan teman sebelah, atau karena tidak bisa tidur biasanya pilih melamun aja deh...( sambil mikir : kira2 kuat ngga ya aku begini terus sampai 12 tahun...?? capek deh..hehehe.)
Nah, karena saya termasuk orang yang susah tidur apalagi kalau diperjalanan, sambil sekali2 mata dipejamkan tuk mengusir lelah , biasanya yang akan saya lakukan adalah berzikir dalam hati ( saya yakin pasti teman2 juga melakukan hal yang sama, iyakan..? )
Seperti teman-teman juga tahu bahwa Zikir merupakan komunikasi kita kepada Allah Sang Khalik, dengan rajin berzikir maka niscaya batin kita yang kotor (atau sedikit buram karena ada prasangka )maka akan menjadi bersih kembali, sehingga yang terpancar kemudian adalah Nur Ilahi, dengan rajin berzikir maka perilaku kitapun akan menjadi lebih positif ( percaya kannn..?? ).
Allah SWT mengingatkan hambanya untuk berzikir, dan dalam kitab suci Al-Quran disampaikan :
"Dan sebutlah nama Tuhanmu pada waktu pagi dan petang, dan pada sebahagian dari malam, maka sujudlah kepadaNya dan bertasbihlah kepadaNya pada bahagian yang panjang di malam hari.” Surah 76: Al Insan, Ayat 25 & 26
“Dan sebutlah nama Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak meninggikan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” Surah 7: Al A’raf, Ayat 205
“Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” Surah 3: Al Imran Ayat 191
“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah.” Surah 33: Al Ahzab Ayat 21
Dari Bukhari, Muslim, Tirmidhi dan Ibn Majah, diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW bersabda: Allah SWT berfirman:
Aku adalah berdasarkan kepada sangkaan hambaKu terhadapKu. Aku bersamanya ketika dia mengingatKu. Apabila dia mengingatKu dalam dirinya, niscaya aku juga akan mengingatnya dalam diriKu. Apabila dia mengingatKu di majlis, niscaya Aku juga akan mengingatnya di dalam suatu majlis yang lebih baik daripada mereka. Apabila dia mendekatiKu dalam jarak sejengkal, niscaya Aku akan mendekatinya dengan jarak sehasta. Apabila dia mendekatiKu sehasta, niscaya Aku akan mendekatinya dengan jarak sedepa. Apabila dia datang kepadaKu dalam keadaan berjalan seperti biasa, niscaya Aku akan datang kepadanya seperti berlari-lari.
Kita ber-zikir, hmmmm..., mengapa tidak ?? iya kan..??
Subhanallah.
Note : tetap kompak dalam kebersamaan, bravo untuk kita semua.
Wassalam.