Bukan lapis legit sembarangan, jauh banget bawanya, dari DPS broo ....., masalah rasa kalau kata eyang Bondan manyusss ..... harga ? nah ini dia. Kalau kata pedagang "Ada uang ada barang ", artinya yah bisa didefinisikan masing-masing lah.Untuk informasi lengkapnya bu Nita akan memberikan lebih lanjut.
- Bisa dilihat di komentar -
Tapi yang jelas hari ini pencernaan kita kerja ekstra keras, setelah lapis legit lepas landas dari kerongkongan, giliran bu Endang dengan Donatnya, tapi seperti yang sudah-sudah yang dipertuan kordinator melepas satu jebakan batman lagi, kalau mengutip istilah pak Agus "sumbangan sukarela yang harus sukarela" bingung kan maksudnya.
Itu selintas peristiwa pagi hari, bagaimana dengan sorenya. Pokoknya urusan diet-dietan untuk sementara dilupakan saja. Mbak Tatik ngak mau ketinggalan dengan sajian bakwan nya, menurut pak Kodir sih dibawa dari thailand, entah thailand belahan mana kita 'rang ngak ambil pusing, yg penting makan dulu. Seperti tak mau ketinggalan duet peyek (kacang dan teri) ikut merangsek maju membobol pertahanan usus besar.
Dipenghujung acara mbak Irma mengirim paskhas Bolu Roll, hancur lantak sudah pertahanan perut kita.
Bis pun sunyi senyap, bendera putih berkibar dari perut kita masing-masing, kalau sampai dirumah masih santap malam juga, kayanya hanya satu kata yang pantas diucapkan "KELEWATAN".
.jpg)

.jpg)



