Selasa, 12 Februari 2008

Sudah 1 Minggu

Ass.Wr.Wb
Teman-teman anggota bus Sawangan-Cengkareng.

Sudah tidak terasa 1 minggu kita menjalani perjalanan dari
rumah ke tempat kerja pergi-pulang dengan mempergunakan
TOS (Transportasi Ongkos Sendiri).

Dalam waktu seminggu beragam kejadian kita alami bersama,
mulai dari salah jalan, terlambat rame-rame, tabrakan
dengan motor, sampai yg terakhir oli bis bocor dan kita
turun untuk ganti bis lain yang tak kunjung datang.

Tapi itu semua bukan untuk kita gerutu-kan apalagi untuk
marah-marah tidak karuan, hanya buang-buang energi saja.
Yang kita perlu tanggapi dan pelajari bersama adalah supaya
kejadian-kejadian tersebut jangan sampai terulang kembali
dilain waktu.

Saya ingin memberikan beberapa saran dan masukan untuk
kebaikan kita bersama, berkaitan dengan permintaann
pak dekom kita pak widi.

1.Waktu keberangkatan.
Mungkin ini harus segera kita buat komitmen bersama perihal
waktu keberangkatan. Saya setuju dengan usulan beberapa
rekan, bahwa check point bis di Jakarta Ban (depan RS
Fatmawati) yg menjadi sentral point, sekarang yg perlu kita
sepakati adalah waktu keberangkatan dari check point tsb.

Dari hasil pengamatan saya selama 1 minggu waktu yg
PALING TELAT utk keberangkatan dari titik tsb adalah 06.05,
dimana kita bisa sampai dikantor masih dibawah jam 07.30,
dan tidak mengalami macet yg bikin stres disepanjang jalan
BSD-Tangerang-GMF-GSO. Utk rekan-rekan sepanjang jalan
check point menuju pintu tol Pinang diharapkan siap
jam 06.05 juga, karena dengan driver model pak Tarsono ini
jarak tsb bisa dilalap dlm waktu kurang dari 7 menit
(dgn catatan lolos lampu merah dan ngak nabrak kendaraan
lain).

Mengapa jam 06.05 sudah kita anggap paling telat, disinilah
rasa kebersamaan kita diketuk, bayangkan... bis berangkat
dari titik awal jam 05.10 dan sudah ada beberapa rekan
didalamnya (tdk usah dibahas jam berapa bangunnya, jam
berapa sarapannya dan jam berapa berangkat dari rumahnya).
Jika masih harus menunggu lama lagi di JB, dan menunggu
lagi dibeberapa titik dan akhirnya sampai di kantor
jam 07.50, bisa kita bayangkan sendiri lah rasa penat yg
dibawa kekantor setiap hari (ini baru seminggu loh).
Jadi untuk rekan-rekan yg memang menunggu di JB sampai
dengan pintu tol Pinang mungkin dapat memprediksi waktu
keberangkatannya dari rumah masing-masing, sehingga dapat
tiba ditempat penjemputan kurang dari jam 06.05.
(maaf bukan utk menggurui tapi untuk kebersamaan
kita bersama).

2.Koordinator.
Untuk koordinator usul mas Yudi saya sangat setuju sekali,
mas Widi kita jadikan dekom bis, yg mana fungsinya adalah
sebagai last decision dalam setiap kebijakan yg berhubungan
dengan bis,dan mas Yudi menjadi koordinator tetap.
Utk rekan2 yg lain menjadi penunjang koordinator,contoh :
ada yg ngurus absen, ada yang ngurus iuran, sampai ada yg
ngurus segala macam wara-wiri lainnya. Soalnya kalau
koordinator diganti-ganti dalam jangka waktu yg pendek,
saja yakin Kokarga jadi bingung and mumet,dan berkata
"Niat ngak sih milih koordinator?" .

3.Masalah Driver.
Menurut saya ini cukup serius. Melihat cara mengemudi
pak Tarsono selama 1 minggu ini terus terang membuat
adrenalin dan tekanan darah saya terus naik. Tapi ternyata
ini bukan dialami oleh kita saja, sebelumnya saya adalah
pengguna bis Blok-M, ternyata sama saja, driver-nya
mengemudikan bis cukup membuat nyali kita ciut (potong sana
- potong sini, trabas sana - trabas sini, kayanya semua
driver HIBA punya obsesi yg sama, ingin jadi Hamilton tapi
ngak kesampaian).
Mungkin sudah saatnya kita ngomong saja langsung dari hati
ke hati dengan pak Tarsono (ini belum dilakukan dengan bis
Blok-M, hanya pada ngegrundel saja), mungkin jika kita
lakukan ada sedikit perbaikan.
Saya percaya jika kita berbicara terbuka dan pada waktu
yang tepat,semua dapat diterima dengan baik,
ini agar Limo Limo lain tidak terulang kembali.

Mungkin demikian dulu tanggapan dan masukan yang bisa saya
sampaikan.
Jalan terus bis Sawangan-Cengkareng, Tarikkkkk....

Eddy Purwadi

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Weleh-weleh, belum apa-apa sudah punya blogspot. Boleh nih ditiru oleh bis2 yang lain